LIPIDA II (PEMISAHAN DAN PERCOBAAN KOLESTEROL) Penulis :
Rabu, 25 Mei 2011 - 20:49:06 WIB
Abstracting/Indexing Services and Journal Lists A. TUJUAN
Memahami lipida (kolesterol) dari segi kimia dan menghargai lipida sebagai bahan makanan.
B. LANDASAN TEORI
Lipid merupakan komponen jaringan yang heterogen dan penggolongannya didasarkan atas kelarutannya dalam pelarut-pelarut lemak, seperti eter dan lain-lain. Sedangkan komponen-komponen campuran lipid dapat difraksionasi lebih lanjut dengan menggunakan perbedaan kelarutannya dalam berbagai pelarut organik. Sebagai contoh, fosfolipid dapat dipisahkan dari sterol dan lemak netral atas dasar ketidaklarutannya dalam aseton, demikian pula dengan kolesterol. Kolesterol adalah salah satu sterol yang penting dan terdapat banyak di alam. Dari rumus kolesterol dapat di lihat bahwa gugus hidroksil yang terdapat pada atom C nomor 3 mempunyai posisi beta oleh karena dihubungkan oleh garis penuh.
Kolesterol
Kolesterol dan lipid lainnya diangkut dalam darah ke sasaran spesifik oleh beberapa macam lipoprotein. Triasilgliserol yang dikeluarkan dari usus halus diangkut oleh kilomikron dan kemudian di hidrolisis oleh lipase yang terdapat dinding kapiler di jaringan sasaran. Kolesterol terdapat pada hampir semua sel hewan dan semua manusia. Pada tubuh manusia kolesterol terdapat dalam darah, empedu, kelenjar adrenal bagian luar (adrenal cortex) dan jaringan syaraf. Mula-mula kolesterol diisolasi dari batu empedu karena kolesterol ini merupakan komponen utama batu tersebut. Kolesterol dapat larut dalam pelarut lemak, misalnya eter, kloroform, benzena dan alkohol panas.
Adanya kolesterol dapat ditentukan dengan menunakan beberapa reaksi warna. Salah satu diantaranya adalah reaksi Salkowski dan reaksi Liebermann-Burcharda.
C. ALAT DAN BAHAN
ALAT BAHAN
• Penangas Air
• Tabung reaksi
• Spatula + penjepit
• Pipet tetes panjang dan pendek
• Kaki tiga + kasa asbes
• Bunsen
• Corong + kertas saring
• Mikroskop + gelas dan penutup objek • Larutan seperti minyak (hasil percobaan minggu lalu)
• Etanol (alkohol 98%)
• Klorofom
• Aquades
• H2SO4 pekat
• Asam Asetat anhidrid
D. LANGKAH KERJA
1. Ekstraksi Kolesterol
a. Filtrate dari percobaan sebelumnya diuapkan didalam penangas air
b. Kemudian kolesterol diekstraksi dengan 10 ml alcohol 98%, dan menyaringnya.
c. Filtrate dikisatkan kembali sampai kira-kira setengah dari volume semula
d. Menambahkan beberapa tetes air aquades sampai tidak tebentuk lagi endapan putih kolesterol.
e. Memeriksa kolesterol sebagai berikut :
f. Kristal kolesterol diambil dengan batang pengaduk dan diletakkan pada kaca objek.
g. Memeriksa dibawah mikroskop dan menggambar bentuk kristalnya.
2. Uji Salkowski
a. Melarutkan sedikit kolesterol dalam 2 ml kloroform,
b. Kemudian menambahkan H2SO4 pekat secara perlahan-lahan sehingga terbentuk larutan biru dibagian bawah tabung. Pada bidang batas kedua zat cair tersebut terbentuk warna merah..
3. Uji Liebermann - Burcharda
a. Menggunakan tabung kering untuk tes ini
b. Ke dalam 2 ml larutan kolesterol tambahkan 15 tetes asam asetat anhidrid
c. Mengocok dan menambahkan lagi 2-5 tetes asam sulfat pekat.
d. Mengocok dan mengamati perubahan warna yang terjadi.
e. Maksimum warna diperoleh setelah 18-20 menit.
E. DATA HASIL PRAKTIKUM
Hasil Uji pada ekstraksi kolesterol, sebagaimana tertera dalam tabel
Tabel 1
No Bahan Uji Uji ekstraksi Kolesterol
1 Filtrat seperti minyak (hasil dari percobaan sebelumnya) 1. filtrat sebelumnya diuapkan membentuk 3 lapisan :
Lapisan ke atas; hijau muda, lapisan tengah (tipis) ; bening, lapisan bawah ; putih keruh
2. Setelah penambahan alkohol, terdapat 5 lapisan :
• lapisan ke 1 ; putih keruh
• lapisan ke 2 ; hijau muda
• lapisan ke 3 ; hijau tua
• lapisan ke 4 ; hijau muda
• lapisan ke 5 ; putih keruh
3. Setelah penambahan aquades terdapat endapan reaksi berupa kristal
• Gambar kristal kolesterol dibawah mikroskop : →
Hasil Uji pada Salkowski, sebagaimana tertera dalam tabel
Tabel 2
No Bahan Uji Uji Salkowski Gambar
2 Filtrat (kolesterol) • Larutan kolesterol + kloroform + H2SO4 pekat ; terbentuk warna larutan biru berubah ungu, pada bidang batas kedua zat cair terbentuk warna merah
Uji Leibermann-Burcharda, seperti yang tertera dalam tabel
Tabel 3
Bahan Uji Uji Liebermann-burcharda Gambar
Filtrat (kolesterol) • Larutan kolesterol + asam asetat anhidrid + H2SO4 ; larutan mula-mula krem dan putih dengan endapan berwarna oranye coklat. Dan setelah beberapa menit biru dan hijau
0 Komentar :
Isi Komentar :
|